__temp__ __location__
`
Bursa Ketua KONI Kaltim Menghangat, Sarkowi: Jangan Lihat Warna, Fokus pada Visi dan Prestasi Olahraga

Bursa Ketua KONI Kaltim Menghangat, Sarkowi: Jangan Lihat Warna, Fokus pada Visi dan Prestasi Olahraga

Samarinda, Madanika.id — Bursa calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur mulai menghangat menjelang pelaksanaan musyawarah organisasi. Tiga nama disebut-sebut bakal bersaing ketat, yakni Syahariah Mas’ud, Sapto Setyo Pramono yang merupakan anggota DPRD Kaltim dari Partai Golkar, serta Alwi S. Al Qadrie yang saat ini menjabat Ketua DPRD Balikpapan.

Munculnya tiga kandidat tersebut memicu perbincangan publik, terutama karena bursa pemilihan kali ini dinilai didominasi kader Partai Golkar. Istilah “KONI menguning” pun ramai diperbincangkan di berbagai ruang diskusi.

Kontestasi Dinilai Harus Fokus pada Kapasitas

Menanggapi dinamika tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Sarkowi V. Zahry, menilai kontestasi kepemimpinan KONI tidak seharusnya dipersempit pada latar belakang politik para calon.

“Untuk memajukan dunia olahraga, semua anak bangsa punya peluang. Terlepas apakah dia orang partai atau profesi lain, saya kira untuk membawa Kaltim maju di bidang olahraga itu tanggung jawab bersama. Tinggal bagaimana peserta musyawarah nanti memilih calon yang benar-benar diyakini mampu meningkatkan prestasi olahraga Kaltim, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Menurutnya, substansi utama yang harus menjadi pertimbangan adalah visi, gagasan, serta program kerja konkret yang ditawarkan para kandidat.

Evaluasi PON 2024 Jadi Catatan Penting

Sarkowi menekankan bahwa pengalaman pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 Aceh–Sumatera Utara harus menjadi bahan evaluasi bersama, terutama karena terjadi penurunan prestasi kontingen Kalimantan Timur.

“Pengalaman kemarin harus jadi rujukan. Terjadi penurunan di PON 2024. Tentu harapan kita, calon ketua nanti punya visi dan misi yang jelas, mencantumkan target-target kemenangan di event nasional maupun internasional. Jangan hanya mengatakan siap maju, tapi tidak punya visi,” tegasnya.

Ia menilai target prestasi perlu disampaikan secara terbuka sejak tahap pencalonan agar publik dapat menilai arah kepemimpinan olahraga ke depan.

“Kita jangan melihat dari sisi warna. Kita lihat pikiran dan gagasan apa yang bisa dibawa untuk kemajuan olahraga Kaltim. Semua orang punya hak untuk mencalonkan dan dicalonkan,” katanya.

Sinkronisasi KONI dan Pemerintah Jadi Sorotan

Selain aspek prestasi, Sarkowi juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap kepengurusan sebelumnya. Ia menilai dukungan anggaran olahraga di Kalimantan Timur sebenarnya cukup memadai, namun pengawasan dan evaluasi masih perlu diperkuat.

“Evaluasi kita di DPRD, anggaran cukup. Tapi mungkin dalam evaluasinya kurang ketat. Selain itu, ada ketidaksinkronan antara pejabat eksekutif dan KONI,” ungkapnya.

Ia menyinggung adanya isu perbedaan dukungan antara pihak eksekutif dan hasil pemilihan Ketua KONI sebelumnya, yang diharapkan tidak terulang pada periode mendatang.

“KONI sangat tergantung pada kepala daerah. Jadi harus bisa membangun komunikasi yang baik, baik secara horizontal maupun vertikal. Sinkronisasi dengan kepala daerah dan DPRD itu penting,” jelasnya.

Regenerasi Atlet dan Tata Kelola Keuangan

Lebih jauh, Sarkowi menekankan peran strategis KONI dalam pembinaan dan regenerasi atlet daerah. Menurutnya, pola koordinasi dan pembinaan cabang olahraga harus disusun lebih sistematis.

“KONI harus punya pola yang jelas dalam koordinasi dan pembinaan cabor, supaya pembinaan atlet lebih terarah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kapasitas manajerial calon ketua, terutama dalam pengelolaan anggaran organisasi olahraga.

“Calon ketua harus tidak hanya sukses dalam prestasi, tetapi juga dalam pengelolaan keuangan. Ini harus masuk dalam visi para calon. Jangan sampai orientasinya hanya pada pencalonan, tapi mengabaikan gagasan,” tutupnya.

Borneo FC Bidik Juara Super League, Fabio Lefundes Tegaskan Misi Balas Dendam ke Persita
Borneo FC Bidik Juara Super League, Fabio Lefundes Tegaskan Misi Balas Dendam ke Persita
Literasi Politik Jadi Sorotan, Baharuddin Demmu Gaungkan Demokrasi Berkualitas di Kukar
Literasi Politik Jadi Sorotan, Baharuddin Demmu Gaungkan Demokrasi Berkualitas di Kukar
Admin Madanika
Admin Madanika