Admin Madanika
Madanika tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga berperan aktif dalam membangun masyarakat yang cerdas dan berintelektual.
Pemerintah mengkaji kebijakan work from home (WFH) pascalebaran untuk menekan konsumsi BBM di tengah lonjakan harga energi global.
MADANIKA.ID, Jakarta — Pemerintah tengah mengkaji penerapan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai langkah strategis untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga energi global akibat konflik di Timur Tengah.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut dirancang untuk diterapkan setelah Idulfitri, meskipun waktu pelaksanaannya masih akan ditentukan lebih lanjut.
“Pascalebaran tapi nanti akan kita tentukan waktunya,” ujarnya di Jakarta beberapa waktu lalu.
Airlangga menegaskan bahwa kebijakan WFH tidak hanya akan diterapkan bagi aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga mencakup sektor swasta serta pemerintah daerah.
Wacana kebijakan ini mencuat seiring meningkatnya tekanan terhadap anggaran negara akibat lonjakan harga minyak dunia. Indonesia sendiri masih sangat bergantung pada impor minyak mentah yang mencapai sekitar 1 juta barel per hari.
Ketika harga minyak dunia menembus level di atas US$100 per barel, jauh melampaui asumsi dalam APBN, tekanan terhadap fiskal menjadi semakin signifikan dan membutuhkan langkah responsif dari pemerintah.
Dalam konteks tersebut, WFH dinilai sebagai solusi jangka pendek yang relatif mudah diterapkan tanpa memerlukan tambahan anggaran besar.
Dengan berkurangnya mobilitas harian pekerja, baik ASN maupun karyawan sektor formal, penggunaan kendaraan pribadi maupun dinas dapat ditekan secara signifikan sehingga konsumsi BBM ikut berkurang.
Langkah serupa juga telah diterapkan di berbagai negara yang menghadapi tekanan energi akibat konflik geopolitik.
Pemerintah Pakistan, misalnya, menerapkan skema kerja empat hari dalam sepekan dengan sekitar 50 persen pegawai bekerja dari rumah sebagai upaya menghemat konsumsi energi.
Sementara itu, Thailand mendorong pegawai negeri untuk menerapkan WFH sebagai bagian dari kebijakan penghematan energi nasional. Vietnam juga mengimbau sektor usaha untuk mengadopsi pola kerja dari rumah guna menekan penggunaan bahan bakar.
Fenomena ini menunjukkan bahwa kebijakan WFH telah menjadi salah satu instrumen yang umum digunakan berbagai negara sebagai respons cepat untuk mengendalikan konsumsi energi, khususnya BBM, dalam situasi krisis global.
Ikuti Kami